MASALAH EKONOMI DAN SISTEM PENGATURAN EKONOMI Masalah ekonomi…

MASALAH EKONOMI DAN SISTEM PENGATURAN EKONOMI

Masalah ekonomi adalah masalah yang lekat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Mulai dari jual beli, tawar menawar, atau ekspor impor. Namun begitu, tidak semua kalangan bisa mengidentifikasi masalah ekonomi dengan mudah. Mereka umumnya sulit menuliskan, melukiskan, dan mengatakan apa yang sebetulnya telah dicerna pikiran. Berikut ini 10 contoh masalah ekonomi yang paling populer.
1. Kemiskinan
Ya, masalah ini selalu menghantui dari satu pemerintah ke pemerintah lainnya. Masalah kemiskinan tidak akan pernah tuntas dibahas karena akan terus menerus muncul. Dalam banyak buku literatur ekonomi bahkan disebut tujuan penting ilmu ekonomi ialah menghilangakan kemiskinan.
2. Kesejahteraan
Nah, ini lawan kata dari kemiskinan. Masalah ini tergolong populer dalam ekonomi karena pada hakikatnya manusia selalu ingin kaya, makmur, dan banyak uang. Semua itu tertuju pada satu kata : kesejahteraan.
3. Lapangan Pekerjaan
Masalah ini akan selalu krusial diselesaikan karena membengkaknya peminat kerja sedangkan lapangan pekerjaan kian menyempit. Eksesnya, postur ekonomi Indonesia didominasi 80% oleh sektor informal. Mereka umumnya bekerja sebagai pedagang kaki lima, usaha kecil menengah, dst.
4. Harga
Setiap perayaan hari besar keagamaan masalah ekonomi yang satu ini akan selalu muncul ke permukaan. Apalagi kalau menyangkut sembilan bahan pokok (sembako). Masyarakat sensitif sekali dengan masalah harga, apalagi ibu rumah tangga yang suka ngedumel kalau harga-harga sembako membumbung tinggi.
5. ProfitIlmu ekonomi pasti selalu membahas masalah yang satu ini. Bagaimana kita mampu menaikkan laba dengan sekecil kecilnyamodal. Itu adalah prinsip utama ekonomi.
6. Sistem Ekonomi
Sistem ekonomi pasti akan selalu beragam tiap negara. Sebut saja kapitalisme, sosialisme, mix (campuran), dsb. Namun, sekarang ini dunia disebut sebut memasuki fase non ideologis, dimana corak sistem ekonomi tersebut melebur menjadi satu.
7. Inflasi
Ya, bagi yang bergelut dengan lingkup makro akan terus berkutat dengan masalah yang satu ini. Secara sederhana inflasi bisa diartikan sebagai situasi dimana harga terus menerus mengalami kenaikan.
8. Pertumbuhan Ekonomi
Dari kacamata makro pertumbuhan ekonomu suatu negara mencerminkan menggeliatnya atau menurunnya situasi ekonomi suatu negara. Pertumbuhan ekonomi ini bisa dipandang dari aspek produk domestik bruto (PDB), total ekspor impor, dst.
9. Hutang
Berapa banyak sebuah negara memiliki utang? Bahkan ilmu ekonomikontemporer mengenal istilah debt trap (perangkap hutang). Sebuah analisis masalah untuk mengetahui apakah negara pengutang tersebut telah terjerat ke dalam perangkap hutang.
10. Ekonomi Politik
Era sekarang ini ilmu ekonomi tidak bisa berdiri sendiri. Masalah ekonomi tidak bisa diselesaikan dengan memakai pandangan tunggal. Sebab itu politik terintegrasi untuk melihat permasalahan secara lebih luas dan dalam.

Permasalahan ekonomi yang dihadapi Indonesia bukanlah permasalahan ekonomi makro, melainkan masalah ekonomi mikro. Yang dapat menyelesaikan permasalahan tersebut adalah para insinyur bukan ahli ekonomi. Hal tersebut disampaikan Fauzi Ichsan, Vice President&Economist Standard Chartered. “Tantangan yang ada adalah dalam bidang ekonomi mikro,”ucapnya dia di Jakarta, Rabu (14/10) malam.
Permasalahan tersebut, lanjutnya antara lain masalah pembangunan infrastruktur seperti jalan tol dan pelabuhan yang menjadi gerbang masuknya devisa asing. Selain itu, kata Fauzi, belum meratanya pembangunan pembangkit tenaga listrik di Indonesia juga menjadi salah satu masalah ekonomi Indonesia yang perlu diperhatikan. Pasalnya listrik merupakan motor penggerak roda perekonomian.”Semua itu bisa diatasi oleh para ahli di bidang proyek dan pembangunan,” kata dia.
Masalah mikro lainnya, lanjut Fauzi adalah masalah pembebasan lahan yang selama ini sering menjadi permasalahan besar antara pengembang dan warga. Belum transparannya penggunaan retribusi pajak juga menjadi salah satu masalah ekonomi yang dihadapi Indonesia. Menurut Fauzi, permasalahan pembebasan lahan dan retribusi pajak hanya dapat diselesaikan oleh pemerintah daerah, bukan para menteri yang duduk di pemerintahan.
Fauzi mengatakan, kesemua masalah tersebut harus segera diselesaikan. Para investor terutama investor asing baru akan menanamkan modalnya jika mendapat kejelasan dari sisi ekonomi. “Indonesia ini sangat potensial untuk investasi, tapi investor mana yang bersedia menanamkan modalnya jika sarana dan prasarana belum jelas,” tegas Fauzi.

SISTEM EKONOMI DAN PERSOALANNYA
1.Sistem Ekonomi
Setiap negara memiliki sistem ekonomi. Pilihan terhadap sistemekonomi yang dianut oleh suatu negara tergantung padakesepakatan nasional negara tersebut.
Biasanya, kesepakatan nasional ini berdasarkan undang-undangdasar yang dimiliki. Di samping itu, undang-undang dasar, falsafahdan ideologi negara juga sangat mempengaruhi sistem ekonomisuatu negara. Sistem ekonomi adalah strategi suatu negaramengatur kehidupan ekonominya dalam rangka mencapaikemakmuran.
2. Tiga persoalan pokok Ekonomi.
Tiga persoalan ekonomi tersebut diringkas ke dalam tiga kata tanya
dlam bahasa inggris:
What(Apa ), How (Bagaimana), dan For Whom (Untuk Siapa)
a.Jenis dan Jumlah barang serta Jasa yang harus diproduksi(W ha t).
What adalah pemilihan jumlah serta jenis barang dan jasa yangharus dihasilkan. What menunjukkan pesoalan yang dihadapioleh setiap sistem ekonomi yang terkait dengan pertanyaan:Jenis barang apakah yang harus diproduksi dan berapa jumlahnya?
b.Cara Sistem Ekonomi menghasilkan Barang dana Jasa(How).
How adalah pemilihan cara menghasilkan barang dan jasa. Howmenunjukkan persoalan yang dihadapi oleh sistem perekonomianyang terkait dengan pertanyaan: Bagaimana menghasilkanbarang dan jasa. Untuk mencapai kemakmuran. Artinya, setiapsistem ekonomi harus dapat menjawab persoalan cara yangditempuh oleh suatu negara untuk menghasilkanbarang danjasa.
c.Cara Distribusi Barang dan Jasa (For Whom).
For Whom adalah pemilihan kelompok masyarakat yang harusmenikmati barang dan jasa yang dihasilkan. For Whommenunjukkan persoalan yang dihadapi oleh setiap sistemekonomi yang berkaitan denagn pertanyaan untuk siapasebenarnya barang dan jasa diproduksikan? Artinya, setiap

sistem ekonomi harus dapat menjawab persoalan mengenaikelompok masyarakat mana yang harus menikmati barang ataujasa yang dihasilkan oleh perekonomian suatu negara. Jadisebenarnya persoalan for whom juga berkaitan dengan caradistribusi barang dan jasa yang dihasilkan negara.
Setelah mengikuti uraian tentang persoalan pokok yangdihadapi oleh setiap sistem ekonomi, tiba saatnya kitamendefinisikan sistem ekonomi. Sistem ekonomi dapat didefinisikansebagai suatu strategi atau cara suatu bangsa atau negaramengatur tata kehidupan ekonominya dalam rangka mencapaikemakmuran masyarakatnya.
1. Tiga Sistem Ekonomi Utama
Sistem ekonomi merupakan aturan-aturan yangdigunakan dalamkehidupan perekonomian. Kita dapat membedakannya ke dalamtiga macam sistem yang lazim dijalankan oleh suatu negara, yaitusistem ekonomi liberal (pasar bebas), perencanaan sentral, dancampuran.
a.Sistem Ekonomi Pasar Bebas
Sistem ekonomi pasar bebas adalah pengaturan kehidupan
ekonomi diserahkan pada mekanisme pasar.
b.Sistem Ekonomi Perencanaan Sentral
Sistem ekonomi perencanaan sentral adalah pengaturan
kehidupan ekonomi dikelola langsung oleh negara.
c.Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran adalah pengaturan kehidupan
ekonomi dikelola bersama oleh swasta dan pemerintah.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s