Bakmi Ayam (kampung) Acang van Grogol

ane juga ada nih mie naripan yang legendaris di bandung kalo ke bandung jangan lupa mampir ya http://www.facebook.com/mienaripan/

Mimbar Saputro - an oilfield retirement

Hanya pelang kecil menunjukkan jam praktek. Setengah tujuh buka, jam dia siang tutup. hari Senin libur.

Di minggu pagi yang cerah, seorang istri pernah kehilangan suami tercintanya sehingga jauh-jauh dari bilangan Kelapa Gading ia menilpun mertuanya – maksudnya hendak mengadu perilaku sang suami yang ngeloyor pergi tanpa pesan.

Padahal orang yang dicari sedang makan Bakmi Acang kesukaannya di Grogol.

Semula kedua kakak beradik Acang dan Alok hanya ingin sekedar keluar dari garis kemiskinan. Apalagi dari kecil sudah ditinggal orang tuanya. Rasanya hidup merih mereka lakoni . Tekad mereka berdua sudah bulat. Maklum sudah konotasi Cina Benteng sering diidentikkan Cina Miskin. Merih artinya prihatin. Yang mengatakan ini adalah istri Acang dalam suatu kesempatan bicara ringan.

Dari semula hanya tukang keliling ider bakmi pada era 1969-an, lalu mulai berani mengontrak untuk membuka kedainya. Dalam perjalanan waktu Alok membuka kedai bakmi sendiri dan berkembang meroket sedangkan Acang sekalipun tidak mengembangkan sayapnya secara besar-besaran namun ia sudah membuka cabang di luar Grogol tumpah darah Bakmi Acang.

Semangkuk Bakmi, boleh p0ilih mie keras atau mie lunak tergantu selera.

Semangkuk Mie Ayam (kampung)…

Lihat pos aslinya 618 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s